Beropini pada Kasus Individu
Kasus penyalahgunaan nerkoba di kalangan remaja, khususnya remaja Indonesia semakin meningkat. Menurut Badan Narkotika Nasional pada tahun 2018, setidaknya ada 2,2 juta remaja Indonesia yang menggunakan narkoba. Jenis dan bentuk narkoba sekarang pun kian beragam, mengikuti tren di kalangan anak muda. Narkoba kian mudah dicari seiring dengan perkembangan teknologi. Harga narkoba pun relatif murah untuk para remaja, misalnya untuk narkoba jenis sabu dijual sekitar seratus ribu rupiah dan bisa dipakai 3 orang.
Ada beberapa faktor yang dapat membuat remaja mengonsumsi narkoba, faktor lingkungan, dan ada juga faktor keturunan atau faktor keluarga. Jika anak remaja sudah terpapar narkoba, bisa dilihat dengan gejala fisik maupun psikis.
Menurut saya yang bisa kita lakukan saat ini adalah sebagai remaja, kita bisa menjauhinya dengan tidak bermain di lingkungan yang buruk, kita bisa memilahnya sendiri, dan bila ada ajakan-ajakan untuk menggunakan kita bisa menolaknya. Untuk para orang tua bisa mendidik anaknya dengan memberikan edukasi tentang narkoba dan bagaimana bahayanya narkoba. Untuk pemerintah khususnya BNN bisa mencegah penyebaran narkoba khususnya online, dimana bisa dijual dengan sangat mudah dan relatif murah. Dan pemerintah bisa memberikan hukuman yang berat untuk para penyebar atau pengedar narkoba dan rehabilitasi untuk para korban narkoba, khususnya remaja Indonesia.
Referensi Berita:
Comments
Post a Comment